Pelantikan Sekretaris UKI Periode 2014 - 2017




Pelantikan Sekretaris UKI periode 2014 - 2017
Betapa Kami Bersyukur kepada-Mu, Tuhan! 
 
Di dalam Misa UKI, Minggu Pra-paskah 1, tanggal 9 Maret 2014: 
Christianita (Anita) Kuswoyo 
mengucapkan sumpah di hadapan Allah dan warga UKI yang hadir. 
 
Anita, “landed” di Toronto sekitar 2 tahun lalu, mengikuti sang suami, Randy Danurahardja, dengan sederhana dan 
mantap menyatakan kesanggupan mengemban tugas sebagai Sekretaris UKI periode 2014 – 2017. Saya teringat 
kembali (yang membuat saya memberikan perhatian khusus) pertama kali Anita tampil sebagai volunteer adalah di 
Bazaar UKI 2012, pemunculannya membantu Angie, saat itu sebagai MC, dengan wawancara kecil bersama 
beberapa vendors Bazaar. 
 
Kerendahan hati dan keinginan untuk membagikan “talenta” yang Tuhan telah anugerahkan baginya adalah modal 
yang memotivasi Anita untuk mencalonkan diri sebagai Sekretaris, meski disadarinya pula banyak hal yang dia 
belum ketahui tentang UKI. Siapakah yang sempurna di antara kita? Serahkan semua kepada Tuhan agar Ia 
melengkapi apa yang kurang, sehingga menjadi sempurnalah karya kita bagi kemuliaan dan kebesaran-Nya. 
 
Prosesi pelantikan ini menandai juga berakhirnya tugas dan tanggungjawab sebagai Sekretaris UKI periode 2011 – 
2014 bagi Victoria Anastasia Satyaharjani (Kiki) Hermyana. Kiki yang selalu terlihat lembut dan sabar, di 
akhir kata sambutan yang dia berikan, dengan tegas sebagai seorang “kakak” dia titip pesan kepada Anita (dan 
tentunya kita juga) “…. tetaplah bekerja bagi Dia, dan rahmat-Nya akan melimpah bagi kita.” 
 
Saya sudah mempersiapkan sambutan terima kasih dan wejangan saya (seperti biasa ada di memory otak) bagi Kiki 
dan Anita tapi di saat saya mendengar kesaksian mereka yang singkat dan sederhana, terus terang saya sempat 
kehilangan kata-kata untuk menanggapi ungkapan hati dua putri UKI ini….. Baru pada saat menulis laporan ini saya 
dapat meng-quote sebuah potongan kecil renungan indah dari Ranting Yang Patah – by Fonny. 
 
Terima kasih, Tuhan. 
Engkaulah pokok Anggur dan kami ranting-ranting-Mu… 
Jika kami tinggal di dalam-Mu dan Engkau di dalam kami… 
Kami akan berbuah… 
Ada harapan ketika mengetahui bahwa kita adalah ranting-ranting-Nya… 
Terus bersama-Nya, terus berbuah di dalam Dia. 
Dan terus berbagi kepada sesama kita…. 

 
“Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari 
dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau 
kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa 
tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat 
berbuat apa-apa.” Yohanes 15:4-5 

 
Terima kasih Kiki dan Anita…. Anda berdua menjadi saksi betapa Tuhan mencintai UKI sebagai 
anak-Nya. Mari kita menjadi tangan dan kaki-Nya bagi sesama. 


Login to post a comment.