Mutiara Iman - Senin 28 April 2014




Mutiara Iman, Senin 28 April 2014
Petrus Chanel, Louis-Marie Grignion de Montfort, Lukhesius

"Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah." (Yoh 3:5)

"Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh." (Yoh 3:6)

LECTIO : 

Kis. 4:23-31;
Mzm. 2:1-3,4-6,7-9;
Yoh. 3:1-8

MEDITATIO : Kelahiran kembali dari air kita alami saat dibaptiskan dan Roh Kudus hadir didalam diri kita. Ada yang dibaptiskan saat masih bayi oleh orang tuanya dan ada pula yang dibaptis atas permintaan sendiri, sebagai suatu pilihan. Namun untuk dilahirkan didalam roh kita harus mengalami pergulatan, pemurnian, didunia ini. Roh Kudus akan mnyertai dan membantu kita dalam proses pemurnian itu. Sehingga roh kita akan menyerupai Roh Kudus.

Proses pemurnian adalah pelepasan segala hal yang bersifat duniawi agar kita siap masuk kedalam kehidupan rohani. Kita belajar hidup menentang "7 dosa yang mematikan" (percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya.) Sesudah mengalahkan dosa kedagingan itu kita akan memperoleh buah-buah Roh (kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri).

Nikodemus adalah seorang murid Yesus yang juga seorang Farisi, pemimpin agama yang mengabdikan hidupnya untuk mengikuti seluruh hukum Taurat sampai sedetil-detilnya. Namun dia tidak mengerti apa yang diajarkan oleh Yesus tentang kerohanian, 'roh'. Pengertiannya terpaku pada 'keduniawian' sehingga dialog antara Yesus dan Nikodemus sering tidak nyambung. Nikodemus adalah seorang ahli Taurat, mungkin juga dia sudah dibaptiskan, tetapi jelas dia belum dilahirkan kembali didalam Roh. Sudah dibaptis dan mengenal firman belum berarti sudah dilahirkan kembali dalam Roh.

Tuhan selalu membuka kesempatan kepada kita untuk memulai hidup baru dalam Roh, untuk mengikut sertakan Dia dalam setiap pergulatan hidup kita didunia. Dia menunggu kita untuk berpasrah sepenuhnya kepadaNya. Dia sudah menunggu kita untuk belajar hidup dalam pengharapan dan kasihNya. Apakah akan kita biarkan Dia menunggu lebih lama lagi?

CONTEMPLATIO : Satukanlah semangat, duduklah tegak dan diam. Tutuplah indra jasmani dan bukalah indra batin anda. Fokuslah pada imajinasi wajah Yesus dan bernapaslah perlahan dan teratur. Rasakan getaran yang muncul dipunggung anda dan kuasa yang mengalir keseluruh tubuh anda. 

ORATIO : Ya Yesusku, betapa sulitnya mengikuti jalanmu. Utuslah Roh KudusMu untuk membantu aku berusaha hidup didalam roh. Amin.

MISSIO : Aku akan mencoba melihat segala permasalahanku didunia ini dengan kacamata rohani dan belajar menyelesaikanNya bersama-sama dengan Tuhan.

Tahun Liturgi 2014 Tahun A/II.

 

Source: https://www.facebook.com/RenunganHarianMutiaraIman


Login to post a comment.