Mutiara Iman - Selasa 6 Mei 2014




Mutiara Iman, Selasa 6 Mei 2014
Dominikus Savio, Anna Rosa Gattorno 

"Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi." (Yoh 6:35)

LECTIO : 

Kis. 7:51 - 8:1a;
Mzm. 31:3cd-4,6ab,7b,8a,17,21ab;
Yoh. 6:30-35

MEDITATIO : Konteks pembicaraan dalam ayat diatas rohani bukan duniawi, injil Yohanes sangat sarat dengan pengertian rohani. Mungkin karena dia menulisnya diusia yang sudah tua dan sarat dengan pengalaman rohani. Injil Yohanes menjadi semacam resume kehidupan rohani Kristiani.

Kehidupan duniawi memang selalu menuntut 'lebih' seperti semboyan Olympiade: Citius, Altius, Fortius (lebih cepat, lebih tinggi, lebih kuat). Dunia akan hal-hal yang 'lebih', kalau hari ini bisnis kita dapat untung 1 milyar rupiah maka target untuk bulan depan adalah 1,1 milyar rupiah. Padahal kalau hari ini kita makan 4 piring besok kalau bisa jangan bertambah lagi. Hidup secara duniawi berarti terpaksa mengikuti kecenderungan serba 'lebih' ini. Mereka yang tidak mengikutinya akan terancam untuk tersingkir dengan segala kehinaannya.

Yesus menawarkan kehidupan (masih di dunia ini) yang lebih sukacita dan lebih damai. Kehidupan berdasarkan rohani yang tidak menuntut apapun dari pelakunya karena kehidupan ini penuh ke'cukup'an. Tidak ada kekurangan yang dirasakan semuanya sudah ber ke'cukup'an, tidak ada yang merasa tersingkirkan atau disingkirkan. Karena Tuhan sudah menyediakannya 'cukup' untuk kebutuhan semua orang, tetapi tidak cukup untuk keserakahan semua orang.

Syaratnya mudah dan sudah sering kita dengar: "percaya sepenuhnya kepada penyelenggaraan Ilahi dalam kehidupan kita di dunia". Dengan demikian kita dapat hidup didunia ini dengan damai sukacita dan perasaan cukup. Mari kita ganti semboyan "Citius, Altius, Fortius" dengan "Sufficit Mihi, Deus", (cukup bagi saya Tuhan).

CONTEMPLATIO : Hadirkan dirimu bersama Yesus saat Ia bersabda demikian. Rasakan kedamaian dalam undanganNya itu, rasakan getaran yang timbul dalam hatimu dan rasakan pula kelegaan yang mengalir keseluruh tubuhmu. 

ORATIO : Ya Yesusku, tidak mudah berpasrah diri padamu di dunia yang penuh dengan tuntutan yang melelahkan ini. Hadirkanlah Roh KudusMu dalam diriku agar aku berani melakukan 'leap of faith', meraih tangan kananMu dan menggenggamnya sampai akir hidupku.

MISSIO : Aku akan mempercayakan permasalahanku ditempat kerja kepada Tuhan, aku akan yakin Dia akan membantu aku menyelesaikanNya dan yang perlu aku lakukan hanyalah berdoa lebih sering lagi.

Tahun Liturgi 2014 Tahun A/II.

 

Source: https://www.facebook.com/RenunganHarianMutiaraIman


Login to post a comment.