Mutiara Iman - Selasa 29 April 2014




Mutiara Iman, Selasa 29 April 2014
Peringatan Wajib St. Katarina dr Siena

"Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh." (Yoh 3:8)

LECTIO :

Kis. 4:32-37;
Mzm. 93:1ab,1c-2,5;
Yoh. 3:7-15

MEDITATIO : Kata Yunani 'Pneuma' dan kata Ibrani 'Ruakh' sama-sama mempunyai makna ganda yaitu 'Angin' dan 'Roh'. Yesus memanfaatkan arti ganda ini untuk menjelaskan hakikat 'roh' kepada Nikodemus. memang tidak mudah mengerti hakikat roh, namun kita bisa merasakan akibatnya. Kita mungkin tidak mengerti hakikat energi listrik namun kita dapat memanfaatkannya tanpa mengerti terlebih dahulu. Namun kita hanya dapat menggunakannya kalau kita percaya dan kita mau menggunakannya. Manusia adalah makhluk Rohani, yang mempunyai Jiwa dan berada dalam Tubuh.

Nikodemus, ahli Taurat, percaya kepada Yesus, gurunya, dia percaya Yesus datang dari Allah, dan mungkin dia sudah dibaptis, namun dia belum lahir dari 'roh'. Perlu proses untuk lahir kembali dalam roh. Setiap orang beriman yang rohnya rindu akan Tuhan akan mengalami proses pemurnian itu. 

Tiap-tiap orang yang lahir dalam roh tidak lagi memperdulikan darimana dia berasal atau kemana dia akan pergi, karena dia percaya sepenuhnya kepada rencana Tuhan dan dia yakin Roh Kudus akan selalu menuntunnya kemanapun dia pergi. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, bagi orang yang percaya semua rencana Tuhan adalah mungkin. 

CONTEMPLATIO : Duduklah diam, heningkan jiwa dan beningkan hati, bayangkan saat dimana anda merasakan kasih yang luarbiasa. Imajinasikan peristiwanya, hadirkan para pelakunya dalam imajinasimu dan nikmatilah kehangatannya dalam batinmu. Rasakanlah betapa dadamu bergetar terharu dan bahagia. Getaran itu adalah akibat dari kehadiran roh dalam diri anda.

ORATIO : Ya Yesusku, aku mau lahir kembali dalam roh, menikmati kehadiran Roh KudusMu, dan menjadi bagian dari RohMu. Amin.

MISSIO : Aku akan menyediakan waktuku untuk merenungkan kehadiran rohku, meditasi, setiap hari.

Tahun Liturgi 2014 Tahun A/II.

 

Source: https://www.facebook.com/RenunganHarianMutiaraIman


Login to post a comment.