Mutiara Iman - Selasa 25 Maret 2014




Mutiara Iman, Selasa 25 Maret 2014
HARI RAYA KABAR SUKACITA 

Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" (Luk 1:34)

Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. (Luk 1:35)

"Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." (Luk 1:37)

Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia. (Luk 1:38)

LECTIO : 

Yes. 7:10-14; 8:10;
Mzm. 40:7-8a,8b-9,10,11;
Ibr. 10:4-10;
Luk. 1:26-38

MEDITATIO : Dalam perjalanan hidup didunia selalu ada kontradiksi antara logika dengan iman dan kita harus memilih salah satu dengan segala resikonya. Kalau kita menempatkan diri sebagai pribadi, "aku", yang mandiri maka kita akan cenderung memilih logika. Logika sangat akrab dengan pribadi kita, sangat mudah dijelaskan. Sementara iman sangat sulit untuk dimengerti, abstrak, sulit ditangkap dengan indra, pikiran dan bahkan perasaan. Itulah sebabnya respons pertama Maria adalah pertanyaan logis, (Luk. 1:34).

Namun penjelasan malaikat Gabriel pun bukanlah jawaban terhadap pertanyaan logika Maria. (Luk. 1:35). Jawaban Gabriel malah mengandaikan Maria "sudah mengerti" dan "sudah percaya". (Luk. 1:37). Tidak ada tempat untuk logika manusia dalam iman. Sama seperti ketika Abraham menerima janji Tuhan akan menjadi bapakbanyak bangsa, saat itu dia sudah berusia 90 tahun dan belum punya anak. Hanya Roh Kudus yang turun atas diri Maria yang mampu membuat dirinya merendahkan diri dihadapan Tuhannya yang tidak masuk akal, dan mengucapkan ketaatan imannya. (Luk. 1:38)

Dalam beriman seringkali kita diminta untuk taat dan setia ketika kenyataan dunia tidak sesuai dengan firman Tuhan. Saat itu jawaban Maria 2015 tahun yang lalu masih relevan bagi orang yang beriman. ... jadilah padaku menurut perkataanMu itu."

CONTEMPLATIO : Heningkan hati, beningkan jiwa dan imajinasikan anda hadir saat Bunda Maria mengucapkan kata-kata itu. Hadirkan permasalahan imanmu yang ada saat ini dan imajinasikan wajah Yesus dan ucapkan jawaban Bunda Maria itu (Luk. 1:38).

ORATIO : Ya Tuhan, turunkanlah Roh KudusMu untuk mendampingi aku, agar aku dapat selalu berfokus padaMua. Amin.

MISSIO : Aku akan mengerjakan tugasku sehari-hari dengan semangat pelayanan Bunda Maria pada Tuhan.

Tahun Liturgi 2014 Tahun A/II.

 

Source: https://www.facebook.com/RenunganHarianMutiaraIman


Login to post a comment.