Mutiara Iman - Selasa 11 Maret 2014




Mutiara Iman, Selasa 11 Maret 2014
Hari Biasa Pekan I Prapaskah 

"Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya." (Mat 6:8)

LECTIO : 

Yes. 55:10-11;
Mzm. 34:4-5,6-7,16-17,18-19;
Mat. 6:7-15

MEDITATIO : Ayat diatas sangat logis, Yang Mahakuasa pasti sudah tahu apa "kebutuhan" (bukan "keinginan") kita dalam konteks rencanaNya dalam hidup kita. Kalau Dia menginginkan kita untuk melayani umatnya sampai tua maka Dia pun akan menyediakan sandang pangan papan untuk kita sampai tua. Tentu saja semuanya tetap diperoleh dengan bekerja, kita tidak akan kekurangan namun tidak akan berlebihan. He will provide and He will manage.

Pikiran nakal yang seringkali timbul adalah: "Kalau begitu buat apa kita berdoa?, kan semuanya sudah diatur." Doa dibutuhkan sebagai konfirmasi secara jasmani dan jiwa. Walaupun Roh tahu dan yakin, jasmani dan jiwa tidak. Doa juga adalah ekspressi kerendahan hati manusia pada Sang Pencipta. Tuhan ingin kita, ciptaanNya, kembali kepadaNya dengan kehendak bebas, bukan karena terpaksa, dan doa mendekatkan kita padaNya. Kemuliaan Tuhan dinyatakan melalui berkatNya pada kita, dengan atau tanpa doa. Namun kasihNya hanya dapat kita rasakan kalau kita dekat denganNya, kalau kita berdoa.

Bagi saya yang paling indah adalah: " ... jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga." Kalimat ini menyatakan iman yang berpasrah diri pada penyelenggaraan Ilahi, "Trusting Faith".

CONTEMPLATIO : Tegakkanlah punggung anda, relaks dan biarkan nafas mengalir perlahan. Bayangkan anda hadir saat Yesus mengajarkan doa Bapa Kami dan anda mengikuti DoaNya, rasakan kehangatan yang mengalir didada anda.

ORATIO : Bapa kami yang ada di surga ...... Amin.

MISSIO : Aku akan memulai hariku setiap pagi dengan doa dan menutupnya setiap malam dengan doa pula. 

Tahun Liturgi 2014 Tahun A/II.

 

Source: https://www.facebook.com/RenunganHarianMutiaraIman


Login to post a comment.