Mutiara Iman - Rabu 2 April 2014




Mutiara Iman, Rabu 2 April 2014
Fransiskus dr Paola 

"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup." (Yoh 5:24)

LECTIO : 

Yes. 49:8-15;
Mzm. 145:8-9,13cd-14,17-18;
Yoh. 5:17-30

MEDITATIO : Ayat tersebut mengungkapkan bahwa mereka yang percaya pada Injil, dan percaya pada Bapa, akan mengatasi kematian 'jiwa' dan masuk kedalam kehidupan rohani bersama Bapa di surga. Mereka kelak akan mengalami kebangkitan secara utuh, Tubuh, Jiwa dan Roh. 

Ada kematian tubuh, yang alamiah sifatnya. Ada juga kematian jiwa, dalam arti "tidak mau mencoba apa-apa lagi" atau "tidak mau merasakan apa-apa lagi', ada juga yang "tidak mau berfikir lagi", atau bisa juga "tidak mau bertobat lagi". Jiwa yang patah dan menjadi pasif terhadap harapan paling optimis sekalipun. Tubuhnya masih berfungsi, masih hidup karena rohnya masih ada, tetapi jiwanya sudah mati karena sudah tidak mau berpikir, tidak mau merasakan apa-apa dan tidak punya kehendak lagi. Mirip dengan orang yang sudah di 'cuci otak', seperti robot, zombie.

Injil, Kabar Gembira, mewartakan kepada kita tentang Iman, Pengharapan dan Kasih, agar kita tidak mengalami kematian jiwa tetapi memperoleh Kehidupan Kekal, kehidupan rohani yang berkesinambungan, tidak tersela, 'uninterupted', oleh kematian tubuh ataupun jiwa.

CONTEMPLATIO : Heningkan jiwa, beningkan batin, hadirkanlah wajah Yesus dalam imajinasimu. Resapkanlah ayat itu dalam batinmu dan yakinlah bersama Dia, anda akan melewati kematian tubuh tanpa kesulitan apapun karena jiwa dan roh anda sudah bersama dengan Tuhan sebelumnya.

ORATIO : Ya Yesusku, ku mau sepertiMu disempurnakan selalu, dalam hidupku memuliakan namaMu, agar mampu berjalan bersamaMu melewati gerbang kematian tubuh dengan penuh keyakinan. Amin.

MISSIO : Aku tidak akan gentar lagi dihadapan wajah kematian di hidupku, karena Dia sudah memberikan janji kehidupan rohani kepadaku.

Tahun Liturgi 2014 Tahun A/II.

 

https://www.facebook.com/RenunganHarianMutiaraIman


Login to post a comment.