Mutiara Iman - Rabu 19 Maret 2014




Mutiara Iman, Rabu 19 Maret 2014
Hari Raya St. Yusuf, Suami SP. Maria 

"Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu." (Rm 4:18)

LECTIO : 

2Sam. 7:4-5a,12-14a,16;
Mzm. 89:2-3,4-5,27,29;
Rm. 4:13,16-18,22;
Mat. 1:16,18-21,24a atau Luk. 2:41-51a

MEDITATIO : Umur Abraham hampir seratus tahun dan Sara sudah menopause, namun Abraham percaya akan janji Tuhan bahwa dia akan menjadi bapak banyak bangsa. Tidak masuk akal memang, tetapi itulah iman, tidak pernah menjadi bagian dari logika atau perasaan. Iman adalah gabungan dari percaya, pasrah dan pengharapan. Abraham percaya, Sara tertawa dan Tuhan tetap menepati janjiNya. Maka Ishak adalah anak kesayangan Abraham dan Sara, anak yang benar-benar mujizat, anugerah Tuhan.

Namun ujian bagi iman Abraham belum berakhir. Tuhan memerintahkan Abraham untuk mempersembahkan kecintaannya, mujizat dan anugerah Tuhan sendiri. Secara harafiah hal itu berarti Abraham harus menyembelih Ishak, anaknya, dan membakarnya diatas mezbah sebagai persembahan kepada Tuhan penciptanya. Iman, percaya, pasrah dan berpengaharapan saja tidak cukup, Tuhan menuntut ketaatan penuh. Pada saat terakhir Tuhan mencegah Abraham untuk menyembelih anaknya dan menngantikannya dengan domba yang sudah tersedia disitu.

Jalan Tuhan memang sulit untuk dimengerti oleh manusia yang sangat terbatas. Namun tidak berarti jalannya mustahil, hanya tidak masuk akal manusia saja. Kita semua mengalami ujian ini dalam hidup kita, jika kita mau menjalaninya dengan iman yang teguh maka kita akan mampu melihat kemuliaanNya, mujizatNya dan pemenuhan janjiNya. 

CONTEMPLATIO : Tutuplah mata jasmani dan bukalah mata hati anda. Sampaikanlah harapan-harapan anda pada Tuhan sesudah menyatakan kepercayaan anda. Heninglah dan coba dengarkan jawabanNya dalam batin anda.

ORATIO : Ya Tuhan, aku mau percaya, pasrah dan berharap padaMu, kuatkanlah aku agar tetap taat dan setia padaMu sampai akhir. 

MISSIO : Aku akan tetap berdoa walaupun permohonanku belum dikabulkan karena relasiku dengan Tuhan lebih penting dari permohonan-permohonanku.

Tahun Liturgi 2014 Tahun A/II.

 

Source: https://www.facebook.com/RenunganHarianMutiaraIman


Login to post a comment.