Mutiara Iman - Kamis 3 April 2014




Mutiara Iman, Kamis 4 April 2014
Hari Biasa Pekan IV Prapaskah

"Ia adalah pelita yang menyala dan yang bercahaya dan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu." (Yoh 5:35)

LECTIO : 

Kel. 32:7-14;
Mzm. 106:19-20,21-22,23;
Yoh. 5:31-47

MEDITATIO : Yesus mengupamakan diriNya seperti pelita yang menyala dan bercahaya bagi semua orang yang percaya kepadaNya. Namun orang-orang beriman ini hanya mau menikmati saja cahaya itu dari jauh, tidak mau mendekat agar dapat mengenal Yesus lebih dalam lagi. Kita tidak mau ikut menjadi cahaya itu apalagi ikut lebur menjadi pelita itu, bercahaya bagi sesama. 

Kehidupan rohani di dunia yang materi ini sangat sulit, sehingga dikatakan : "Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat." (1 Yoh. 5:19). Sehingga mau tidak mau kita harus selalu dekat dengan Tuhan dalam kehidupan didunia ini. Dan kita juga tidak boleh mengasihi dunia ini : " Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu." (1 Yoh. 2:15)

Waktu pertama kali membaca ayat ini, saya shock juga, sedemikian kontradiktifnya kehidupan dalam iman ini dengan dunia sekitarnya. Tetapi saya pikir Yohanes yang saat menulis itu berumur 90 tahun sudah merenungkan dan menyimpulkan makna seluruh ajaran Yesus selama 60 tahun, tentunya dia tidak salah tulis. Bagaimana menurut anda ?

CONTEMPLATIO : Heningkanlah dirimu dan masuklah dalam permenungan pribadimu bersama Tuhan yang selalu hadir didekatmu. Pasrahkanlah dirimu padaNya dan bersatu dalam cahayaNya, dalam rencanaNya untuk hidupmu.

ORATIO : Ya Yesusku, Engkaulah cahayaku dan jadikanlah aku bersinar juga demi namaMu dihadapan sesamaku. Amin.

MISSIO : Aku akan mendalami Injil melalui kursus-kursus yang ada di parokiku, aku ingin berbagi cahaya dengan sesama disekitarku.

Tahun Liturgi 2014 Tahun A/II.

 

https://www.facebook.com/RenunganHarianMutiaraIman


Login to post a comment.