Mutiara Iman - Kamis 27 Maret 2014




Mutiara Iman, Kamis 27 Maret 2014
Hari Biasa Pekan III Prapaskah 

"Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan." (Luk 11:23)

"Tetapi kata Yesus: "Jangan kamu cegah dia! Sebab tidak seorang pun yang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku." (Mrk.9:39-40)

LECTIO : 

Yer. 7:23-28;
Mzm. 95:1-2,6-7,8-9;
Luk. 11:14-23

MEDITATIO : Kita semua tahu bahwa Yesus mengajarkan dan mengamalkan kasih dari Kana hingga Golgota. Perikop ini menampilkan Yesus yang sangat tegas dalam berprinsip, baginya hanya ada hitam dan putih dalam prinsip. Kasih diajarkan dan diwujudkanNya, namun prinsip tidak ditinggalkanNya. Dia seorang gembala, seorang 'leader' yang berjalan didepan, dalam bahaya sekalipun, namun Dia juga akan merapikan kawanan dombaNya agar tidak tersesat atau membahayakan kawanannya. Kasih dan ketegasan.

Karenanya, ayat Luk. 11:14-23 merupakan suatu ujian bagi 'kita sendiri'. Apakah kita berada dipihak Kristus atau kuasa kegelapan? Sedangkan ayat Mrk. 9:39-40 merupakan ujian bagi 'orang lain'. Apakah seseorang merupakan sesama pengikut Kristus atau bukan? Netral atau tidak berpihak bukanlah suatu pilihan, hitam atau putih, tidak ada abu-abu.

Analogi yang dapat kita terapkan pada diri kita dan gereja adalah: "Bila kehadiran saya didalam gereja dan komunitas tidak memperkuatnya, maka berarti saya memperlemah gereja dan komunitas saya." Apakah anda sudah menentukan pilihan?

CONTEMPLATIO : Duduklah diam dan tegakkan punggungmu. Hadirkan dirimu dalam imajinasi saat Yesus mengatakan ayat-ayat itu. Rasakan ketegasan sikap dan suaraNya dan resapkanlah dalam dirimu. Ucapkanlah pilihanmu : "Bersama Yesus atau melawan Yesus?"

ORATIO : Ya Tuhan, aku mau hidup dalam persatuan denganMu, mampukanlah aku untuk selalu dapat berjuang bersamaMu mewartakan Kabar Gembira bagi sesama. Amin.

MISSIO : Aku akan mawas diri setiap saat dalam lingkungan kerjaku, apakah aku bersama Yesus atau melawan Yesus?

Tahun Liturgi 2014 Tahun A/II.

 

Source: https://www.facebook.com/RenunganHarianMutiaraIman


Login to post a comment.