Mutiara Iman - Kamis 20 Maret 2014




Mutiara Iman, Kamis 20 Maret 2014
Hari Biasa Pekan II Prapaskah 

"Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah." (Yer 17:7-8)

LECTIO : 

Yer. 17:5-10;
Mzm. 1:1-2,3,4,6;
Luk. 16:19-31

MEDITATIO : Secara pribadi saya merasa terhibur dengan ayat-ayat tsb. diatas, ketiga perikop senada dan saling menguatkan. Saat saya menghadapi realitas dunia yang sangat berbeda dengan kebutuhan maka yang saya miliki cuma percaya, pasrah dan pengharapan. Ayat diatas juga tidak mudah dimengerti karena 'switching gear' ditengah kalimat, kalau dibaca secara harafiah akan terasa mengejek. Ayat ini sangat menghibur dan menguatkan orang "beriman" namun menimbulkan persepsi negatif bagi yang belum "beriman".

"Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!", konteksnya adalah SAAT INI di dunia ini. "Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah." Konteksnya adalah NANTI, bisa di dunia dan juga di surga, dalam bentuk damai dan sukacita. Pesan yang ingin disampaikan adalah ada 'reward' dari Tuhan, Dia tahu dan Dia peduli dan Dia akan mengganjar dan ganjaranNya sesuai dengan rencanaNya dalam waktuNya.

Sangat menggoda untuk menyelesaikan permasalahan kita didunia ini dengan kekuatan sendiri, lebih instan, lebih masuk akal, lebih bisa diandalkan. Tetapi kemampuan kita lebih terbatas, setidaknya dalam ruang, waktu, energi dan pilihan. Sedangkan bagi Tuhan tidak ada batasan, tidak ada yang mustahil. Dia hanya sejauh doa, dan doa orang benar jika didoakan dengan yakin, besar kuasanya.

CONTEMPLATIO : Hadirkan Yesus dalam imajinasimu, lepaskan semua pikiranmu dan emosimu, lupakanlah yang sudah terjadi, biarlah yang sedang terjadi dan acuhkanlah yang akan terjadi. Duduklah bersama Yesus, bernapas pelan bersamaNya dan rasakan kebersamaan yang mesra itu.

ORATIO : Yesusku, jangan biarkan harapanku tak terjawab, karena Engaulah andalanku selamanya. Amin. 

MISSIO : Aku akan berjuang menyelesaikan permasalahanku hari ini bersama-sama dengan Tuhan.

Tahun Liturgi 2014 Tahun A/II.

 

Source: https://www.facebook.com/RenunganHarianMutiaraIman


Login to post a comment.