Mutiara Iman - Jumat 25 April 2014




Mutiara Iman, Jumat 25 April 2014
Hari Jumat Dlm Oktaf Paskah 

"Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan." (Yoh 21:6)

LECTIO : 

Kis. 4:1-12;
Mzm. 118:1-2,4,22-24,25-27a;
Yoh. 21:1-14

MEDITATIO : Kerjanya tidak banyak, tidak masuk akal, hasilnya banyak dan tidak ada dampak negatif yang timbul, itulah tanda-tanda berkat langsung dari Tuhan. Kuasa manusia maupun kuasa alam semesta, tidak berdaya untuk merampasnya. Berkat langsung diberikan oleh Tuhan agar yang menerima percaya bahwa Dia mahakuasa dan agar yang menerima menjadi saluran berkatNya.

Jika Tuhan memang mahakuasa dan mampu menyediakan semua kebutuhan manusia, mengapa Dia tidak memberi makan mereka yang kelaparan didunia ini? Pertanyaan yang sangat wajar, manusiawi dan logis. Namun jawabannya tidak enak didengar, tidak nyaman ditelinag duniawi bahkan terasa dibuat-buat. 

Kemiskinan, kelaparan dan penderitaan-penderitaan lain didunia ini hanyalah masalah yang kita temui dalam perjalanan ziarah didunia ini. Penderitaan atau kegembiraan di dunia ini bukanlah fokus dari kehidupan yang menjadi rencana Tuhan, kehidupan rohani. Marilah kita berfokus pada 'dengan siapa kita berjalan' menempuh semua kesulitan itu. Mari kita berfokus pada 'pada siapa kita berharap'. Dengan demikian kita tidak harus mengerti semua hal yang ada didunia dan kita memang hanya sementara saja di dunia ini.

CONTEMPLATIO : Hadirkan dirimu dalam imajinasi saat Yesus mengucapkan ayat itu dan rasakan kehangatan kasih Tuhan diseluruh tubuhmu saat itu.

ORATIO : Ya Tuhan, mampukan aku untuk dapat menerima bahwa semua hal 'yang baik' dan 'yang buruk' kau hadirkan di dunia sebagai saran ujian bagi kami didunia. Amin.

MISSIO : Aku akan memandang wajah Yesus saat aku mengalami penderitaan karena Dialah fokusku bukan penderitaanku.

Tahun Liturgi 2014 Tahun A/II.

 

Source: https://www.facebook.com/RenunganHarianMutiaraIman


Login to post a comment.